بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Suara Dari Ruang Jauhnya

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Suara Dari Ruang Jauhnya":

pertama kalinya…
saat kudengar suaranya, ada degup jantung yang tiba-tiba tak teratur
mungkinkah tanda itu t’lah datang?
atau hanya sekadar hasratku saja?
saat itu aku tak mengerti… Tuhan serasa memiliki rahasia-Nya sendiri
kudiamkan sejenak, mencerna…
jika ini adalah takdir, kucoba mensyukuri
menjaga apa yang telah digariskan

kemudian…
kubaca setiap kata yang terlampir
entah makna apa yang tersembunyi
kalimat gombal namun hadirkan penasaranku
inikah cinta?
ah…, aku malu mengatakannya
menuliskan di atas kertas-kertas nyawaku
jika Tuhan memang mengharuskannya begini,
inikah kebahagiaan tak terperi?
atau hanya sekadar nafsuku saja?

jantungku tak lagi kencang, normal seperti biasa
memahami…, melabuhkan segala rasa tak menentu ini
ia ada…, begitu yang tersirat
ia hadir, mungkin itu yang diinginkannya
dan entahlah…
namun kutahu aku tersenyum,
menggerakkan jemariku,
menatap ribuan pesona yang nampak di depanku
membalasnya…

lalu aku menjadi gelisah
kembali, ke alam sadarku yang lampau
inikah tanda itu?
cinta…

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar