بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Batas Kota Ingatanku

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Batas Kota Ingatanku":

jika kuingat batas kota yang pernah kupijak
tangis tak dapat kucegah
segumpal harap melayang di atas rindu
tak cukupkan jika linangku habis
raga menghilang…
hati pergi entah kemana
seperti langit memandang bumi
jauh merentas dan langkah tak akan bertemu

seolah sudah berakhir
makna terdalam siratkan harga termahal
buah pertemuan tinggal kenangan
cerita yang dituangkan
tak berhenti… waktu semakin sepikan hidup
inilah takdir dibuai asmara
cinta yang tak meraih sebuih asa pun
lenyapkan mimpi-mimpi

di sudut malam…
di guyuran hujan deras…
di tepi pantai menghadap pulaunya…
sejenak diamkan rasa yang masih ada
meski apakah Tuhan tahu apa yang diinginkan?
dalam lamunan… kesendirian…
balutan senja menghias sketsa wajahnya
di sana…, kuinginkan berjumpa hasrat yang sedari dulu kurindu

#Menyulam kembali apa yang pernah kurangkai#

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar