بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Bilik Ilmu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Bilik Ilmu":

saat kutahu tak ada lagi kata murah dalam bilik ilmuku
harapku kandas…
untuk apa bersusah payah mengejar mimpi
?!
hanya lelucon di tengah hutang yang melimpah
percuma…
angan tinggi, berbuah nestapa… menangis tak menentu

ini kesekian kalinya, bukan pertama untukku…
mencari jejak para pemikir
menempuh indahnya kemahatololan di negeri orang
tapi apalah daya,
tanganku tak mampu menggapai
kakiku kram digilas semangat yang menggebu-gebu,
namun tak ada hasil!

aku bilang percuma…
kaki yang kujadikan kepala,
tangan yang kusulap gerigi berotot
tetap nihil di ujung keingintahuanku
bilik ilmuku tak akan lagi kuraih
tak semurah yang kukira
bergelut tak karuan… mengiba di tanah bernyawa…
tetap tak buahkan mimpi yang kuyakini ada

perih nian hatiku…
merogoh harta hanya untuk lunaskan janji
dimana bilik ilmuku?
haruskah kukorbankan harga diri hanya untuk setetes air?
percuma!!!!
kini… bukanlah masa yang kuharapkan dulu
mahal…

#Rangkaian kata-kata yang lalu#

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar