بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Terdampar

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Terdampar":

kau bilang ini percuma,
apa maumu?!
tidakkah kau mengerti betapa susahnya aku?
mengayuh pedal yang melingkar tak menentu
lihat!!!
keringatku membasahi tubuhku
asin!!!

kau bilang ini sia-sia,
apa maksudmu?!
irikah pada gulana hatiku?
menerawang pada gelapku yang hadir
susah kulukiskan sajak berkabut pelangi
saksikan!!!
jemariku berdiam diri karena malu
harga diri terlunta karena duniamu
hancur!!!

aku menepi di saat bahteramu menyusuri muara ketidaktahuan
lalu kau bisikkan alam;
'jangan dekati...
dia tak mengerti apa yang baru saja terjadi
itu hanya omong kosong!
tak dimengerti tuan,
tak dianggap jejak para pendahulu!'
dan kau pergi tanpa merasa panasnya angin auraku

terdengar gundah merana
dari botol-botol kosong yang dibuang di sudut ini
dan kau tetap bicarakan aku;
'hanya bualanmu sendiri
bertepuk pada pikiran kelam tak terjamah
mimpi!'
setelah itu, kau tak pernah kembali
saat kusadari...
ini percuma
ini sia-sia

#Puisi di seberang hati#

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar