بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Waktu Berlalu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Waktu Berlalu":

waktu berlalu...
hujan turun membasahi tanah yang kupijak
malam ini,
tengah kesendirianku melamunkan sebuah sketsa
wajahmu... di atas hayalan rindu
lalu sengaja kutuangkan gejolak ini,
hasrat bertepi untuk sang jiwa
dirimu...

seperti dahulu,
yang kuinginkan saat menatap satu wajah
mata berbinar,
senyum merekah tanda kau menerima
hati berpindah, terjatuh di bawah keinginanmu
dan sejak itulah,
yang kutahu dan kau rasakan
kita mengerti jika waktu t'lah buatkan cinta

di bawah mentari,
di semak-semak malam yang memisahkan diri
kau tetap turunkan hujan
ini kerinduan meski waktu berlari
mengejar ketertinggalan yang ingin kukatakan
aku ada karenamu
aku melangkah karena bisikanmu
kemudian kau merangkulku dalam mimpi
seperti apa yang kuinginkan
dan waktu pun berlalu sedia kala

sepi... di kala bahagiaku merasuk
malam terlanjur sudahi permainan akal
aku bergerak, memejamkan mata
sesaat kau hadir, lalu mencumbu angan-angan di pelupuk tangis
kau bisikkan di kala waktu berlalu;
'aku ada...
hanya untukmu'

#Puisi di sudut malam#

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar