بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi (Untukmu) Pesonaku Di Bumi Khatulistiwa

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "(Untukmu) Pesonaku Di Bumi Khatulistiwa":

beranjak kutapaki jejakmu
untukmu yang terderap di hati
pun berderai sebuah anggun yang tercipta
untukmu
belaikan hasrat keinginan
untukmu

pun derai tangis membuncah
seakan menampakkan bayang wajahmu
larut pun tak pernah sirna
selalu terbayang...
untukmu
seperti apa yang dikata hatiku
meski bisu yang mengucap
tuli yang mendengar

untukmu
yang terlalu jauh kuharapkan
meski hanya setitik asa yang bercampur rasa
mendera...
jika inginku belumlah tercipta

untukmu
pesonaku di bumi Khatulistiwa
yang tertanam sejak berdetak
selamanya

#Kutulis puisi ini sesaat kudengarkan lantunan yang menyeret sebuah kerinduan mendalam#

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar