بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Aku Sudah Lama Mati, Kawan...

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Aku Sudah Lama Mati, Kawan...":

aku sudah lama mati
di sana... dan baru kemarin kau menta'ziahkanku
bukankah air mata itu jatuh di kain kafanku yang suci?
aku sudah lama mati
berita itu kemarin sudah terdengar ke seluruh kampung
ah..., nasib begini bermati muda

padahal lusa kita masih bersama
bermain petak umpet bersama kawan
menulis sajak untuk kawan
dan mengirimkan cerita-cerita yang sering kita baca bersama
di depan kelas
di depan khalayak yang menatap puji

padahal yang lalu begitu indah
kenangan... ya, kita sebut sebagai kenangan
namun entah apa yang membuatku terlupa
di sini hampa... gelap... penuh hawa yang tak dimengerti
dan tahukah kawan jika kematian itu sungguh mengerikan

aku sudah lama mati
nyawa melayang, jasad terbujur kaku
meski masih jua bersolek ria
aku sudah lama mati
hatiku...
hatiku...
hatiku...
ya..., hanya hatiku yang mati karena takluk jiwa duniaku

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar