بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Kemarin

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Kemarin":

kemarin kau berikan sekuntum bunga
sebagai tanda cinta
baru saja kemarin
namun sekarang mengapa duri-duri itu
menembus tulang-tulangku?

kemarin kau katakan sebuah janji
sebagai ikatan cinta
baru saja kemarin
namun sekarang mengapa dusta itu
mengisi ruang-ruang kita?

kemarin dan sekarang memang tak sama
sebab ada waktu yang tak pernah diam
mengganggu jalan kita
selalu...

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar