بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Pada Mula: Akhirnya

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Pada Mula: Akhirnya":

mulanya kau datang dengan tangan terbuka
tuk berikan sebuah arti dan persahabatan
itu mulanya,
namun belakangan kau mulai membias tuk dijadikan tu(h)an
entahlah...

mulanya kau bersahaja
mengapit jabat tangan dengan senyuman
itu mulanya,
meski akhirnya waktu menghempaskan rasa
terbelenggu pada nyanyian-nyanyian di tepi jiwa
entahlah...

ini hanyalah sebuah perjalanan,
tak terbentang timur dan barat
langit dan bumi
hanya saja, kuatkah saat jejakmu menapaki onak berduri yang menghadang?
mulanya kaulah yang temukan beribu2 nyiur melambai
meski akhirnya kau jatuhkan senoktah kata yang terluka
entahlah...

pada waktu
pada batin yang tak sudi tergores noda berkecamuk
pada bait-bait yang belum dipahami adanya
cukuplah dengan kesunyian ia meredam
saat Tuhan menjunjung kebenaran pada tapak-tapak yang kau pahat
karena Dia yang ciptakan

sepatah kata
serajut kalimat
sedalam makna
hanyalah sebuah bingkisan meski
mula dan akhirnya waktulah yang mengusung jalan

Jakarta, 01-05-2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar