بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Aroma Pada Bisumu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Aroma Pada Bisumu":

debur mendeburkan racun di atas gelasku
melarut dengan pekat kopi pahit
aku mengelak, kutahu sembunyinya bisu yang tak terjawab

padahal segala peluh kuhabiskan di ember yang teronggok
di kamarmu
di kamar kita sejak puluhan tahun burung-burung berdiam di sangkar

debur mengaroma, membius hidungku
rasaku
dan juga kemaluanku yang kau tusuk dengan sembilu
lebih dari sembilu yang teramat sakit

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar