بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Di Antara Wajah Ilalang

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Di Antara Wajah Ilalang":

aku menemukanmu di antara ilalang
wajahmu pucat pasi tertekan lembayu jerit kidungmu
sementara pagi ini mega kemerahan tak nampak di timur
mengoyak bulir-bulir mentari yang baru tumbuh semalam
aku melihatmu!
merajam kepiluanku yang terdampar dalam tangis derumu

dalam sejarah petuah orang tua kita
mungkinkah rembulan beradu dengan bintang yang terbentang jauh?
barangkali seruling bersembunyi di semak-semak berakar
menanam di barat, terbujuk kiamat dalam waktu sedetik
dalam sejarah!
luapkan amarah buncah di tepi tangisan mendayu
sebab kau
bergerak mengitari labirin, tak temukan di mana pangkal kesetiaanmu kepada bumi
ya, kepada bumi!

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar