بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Di Atas Doa Memeluk

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Di Atas Doa Memeluk":

kupeluk selembaran kain lusuh
di antara tangisan yang menjamur
duka
luka
lalu senja mendiami matahari yang lelap

(sudah tiba waktunya
tangan dan kaki
berbasuh doa-doa pada:
langit
bumi
dan jingga di mata yang sayu)

aku melepaskan
sekejap bibir mengecup

(sudah tiba
melepaskan pakaian
dan mengguyur aroma bebusuk dengan wewangian
antara ayah dan bunda)

aku pergi...
setelah kucium sutera itu
kupeluk dan terjatuh

sudah...

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar