بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Di Sebuah Tikungan

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Di Sebuah Tikungan":

tak perlu berharap dari sekian banyak jalan yang berlalu
sebab di tikungan itu tak juga aku temukan kau
selama aku menunggu lebih dari satu jam
bahkan sesaat anak-anak pulang dari halaman di belakang gedung itu
bermain layang-layang dari sejak sore

waktu sengaja memberhentikanku di sini
tempat kau tak nampakkan diri
hanya serangga yang merayap di tepi tubuhku
di sandaran tiang listrik membisu,
di tikungan itu

ah..., padahal malam sudah begitu larut
mataku lelah meski tak mampu tuk pergi
padahal harapku hanyalah kosong
hampa

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar