بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Mimpi Kawan

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Mimpi Kawan":

kawan yang biasa menemaniku pagi tadi
sudah pergi tuk menyemai asa
biarlah… sebab keputusan menyebabkan hasrat

setelah setahun sudah,
ia kembali dengan sebuah cerita:
‘di sana lebih banyak mimpi.’
sementara diamku hanya bulir-bulir rindu
‘kau tak mengerti?’
bersemi ragaku yang tiba-tiba mengendap

‘bukan.’
semilir angin sore itu mengajak jawabku
pun ia mengangguk dengan sentuh tak seiya
padahal sedalamnya hati tak menerima dugaan semu

‘di sana lebih banyak mimpi.’
kawanku berhalusinasi di antara bayang-bayangku
sebab tak jua hasrat mengira dan menjadi gila
dan tak merasa jika jeruji pembatas adalah nyata

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar