بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Napasku Habis

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Napasku Habis":

napasku tersentak habis
sementara pikiranku menjalar melalui pesisir yang terlewat
dimana harus kudapati jejakmu yang tertinggal?
menapaki pawana yang lenyap
tinggal kenangan dalam basah karang menjera
napasku habis

mewangi udara di tepi wajahku
tersipu-sipu dalam pandang. mendengkur kepiting-kepiting yang mengapit
kakiku. kepalaku. tubuhku. tanganku
aku terangkul pada air laut tenggelamkan sukma
jiwa-jiwa tak mungkin bergetar di antara seberang pulau terbentang
napasku tersentak!
tak dapat kupulihkan segala macam arah di sini
puing-puing yang mengguyur satu kenangan

aku di pantai
namun napasku habis ketika petang lanjut usia

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar