بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Pusara Bunda

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Pusara Bunda":

di tengah pusara waktu
ada duka; sebelum itu
tawa menggema
mengalun pada arah yang gugur

sementara belum pasti
padahal dan umpama,
nafas adalah pusara
dan mati adalah duka
mungkin setitik senyum
tak seindah
: doa
ibu

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar