بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Sajak Ladang

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Sajak Ladang":

kawan-kawan pergi ke kampung seberang
aku di ladang
bersama paman, sementara bapakku
pulang tadi siang
dan di antara ilalang
mengais sejuta rasa lalu duduk di gubuk ladang

aku merenung dalam sepi
pamanku tertawa
menyemai bibit yang lupa dibawa, kemarin sore
burung-burung pipit menjauh
menghindar gertak boneka sawah yang menari
ah..., sepanjang waktu tak pernah beda

ini cerita di tengah ladang
sebelum mega bertekuk lutut kepada langit
sendiri
mengepak bayang-bayang kawan
yang pulang membawa kandang
berisi bara dan kunang-kunang
malang

dan di atas waktu menuju malam
aku masih di ladang
menunggu bibit menjulang doa
membenahi sajak di sekuntum asa
lalu meniti cinta di gelak tawa sang paman

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar