بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Salam Sebelum Malam

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Salam Sebelum Malam":

terlalu biasa kutitipkan salam terindah
buat mereka yang haus mengejar mimpi-mimpi di siang hari
memang masih terlalu dini
atau aku yang belum dapat meramu berbagai salam?
biar mereka mengabariku tentang arti senyum mengulum
tentang segala penat yang memekatkan otak jelata
sebab sehari-semalam tak jua jejakku tiba di penghujung pagi

masih pada nyata atau hanya nista belaka
berupa khayalan ditiup angin pada mata jenaka
lalu semburat mentari merasa enggan hadir pada telengkup badan
ah..., asingkah salam yang sengaja kuberi
atau mereka yang terlalu asik bermain kartu-kartu di bawah rembulan?

suatu ketika...
diam-diam salamku menghunus jemari mereka yang berpikir
sementara aku asik tidur dalam semalam
cukup semalam sebelum mati

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar