بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Sebatas Malam: Hanyalah Ilusi

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Sebatas Malam: Hanyalah Ilusi":

pelampiasan dari gundah
adalah sebatas kata yang sengaja tumpah
sebab mimpi masih begadang
menelan sekantong peluh
pada naungan cerita yang menyangkut
tadi siang sebelum bergegas ke rerumputan biru

malam-malam berwajah kawan
sekelebat musuh, lalu diam-diam
memercikkan sekumpulan api yang merebus
hati agar mendidih
menjadi luapan yang ternyata lupakan
sebuah anugerah, seperti apa yang dikata orang:
cinta

masih dalam bayang gundah
menjelma tepian asmara
agar mudah terlelap pada hembusan
sebelum fajar menyusul langkah ke jalan
sebab kata-kata tak akan habis meski
air di lautan terkuras semalam

percuma pada ilusi
memaksakan bola mata memutih
tak juga redupkan sekelumit cerita
di suatu malam, malam ini

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar