بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Sebuah Takdir

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Sebuah Takdir":

di pintu itu
aku bertemu kau sebelum azan tiba pada kesucian
setelah itu kita bersama pada kematian

di pintu itu
ada sebuah takdir pada kertas yang berserakan

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar