بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Secarik Kertas Berbunga

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Secarik Kertas Berbunga":

jangan pernah sekali-kali
kau memegang daun-daun itu
dan memetikkan bunga yang terkubur di vas
sebab airnya akan merembas pada bulir-bulir
kehampaan wajahmu lalu mendecakkan matamu yang haus pandang

lalu sekiranya kau ingin mencumbu
pada keningku dengan bibirmu yang merah
peganglah sebatang kasih di pembaringan napas
memendarkan gugusan cakrawala di gulita penatmu
dan tuliskan jutaan sajak berderai

dan terakhir kali kubilang,
aku sudah terbiasa dengan segala rahasia
pun masih dapat memberikanmu bunga
pada secarik kertas tak bertinta

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar