بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Seperti Waktu (2)

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Seperti Waktu (2)":

masih sama seperti dulu
saat kita kali pertama bertemu
bertukar hadiah di bawah rerimbunan pohon
lalu semburat senyummu
menapaki wajah-wajah riang
memeluk tubuh pada rasa kasihmu

masih sama, tak beda sedikit pun
meski latar yang disinggah jelaslah maya
dan kita mendulang kenangan itu
lewat seutas benang yang terikat takdir
kau ingin tahu?
aku benar-benar rindu pada apa yang jatuh
di hati dan bayangan masa

kini kita bertemu
di atap yang sama
lalu sengaja kudedahkan kisah
biar anak-anak kita tahu
apa dan bagaimana rasa perjalanan ini
menemukanmu

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar