بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Ketika Kita Adalah

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Ketika Kita Adalah":

untuk apa kita berlama-lama
tuk bicara
sementara dusta menyelubungi kita

kita tak pernah sepaham
padahal sekawan –dulu-
seolah hujat adalah kebiasaan
semu adalah kewajaran
dan dengki adalah keinginan

padahal kita serahim
: silamnya
jatuh dari kenikmatan
akibat nafsu
menghias di benak kita

lalu kita bukan kawan,
namun lawan

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar