بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Kita Adalah Kenangan

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Kita Adalah Kenangan":

aku semakin renta
untuk bermain piano dan biola
aku terlupa,
dengan nadanada
seandainya dapat kusentuh kembali ingatan
mungkin saatsaat bersamamu tak harus
selalu begini

di ruangan ini, masa silam
kau letakkan satu buah piano
lalu mengisinya dengan melodi
seketika kau ajarkan aku
sementara di sudut dinding kamar kita
setiap waktu, kau bersihkan biola yang setiap malam
dentingkan lagulagu mesra

aku semakin renta
begitu pun kau
tak lagi nadanada itu keluar dari hadiah pernikahan kita
seperti usang, termakan waktu
seperti kita

ah..., andai usia tak begini adanya
mungkin kita masih asik bermain nada
di piano dan biola milik kita
meski sekejap mata
hanya jadi sebuah kenangan
seperti kita

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar