بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Rindu Menusuk Dada

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Rindu Menusuk Dada":

hanya ini yang kurasa
ketika waktu sudah pergi
- memisahkan kita

hanya ini,
dalam buai rindu yang memaksakan
ada satu kisah di malam hari
: pilu;
begitu kiranya

dan tahukah kau?
rasamu begitu menusukku
menyembilu di dada
di sini dan hanya ini
: rindu

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar