بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Bangkai-bangkai Neraka

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Bangkai-bangkai Neraka":

dan menusuk tulang rusuk adam
dengan kalam
hingga jatuh ke jurang yang isinya
- nama-nama kita

dan terdengar suara isak dari pohon berduri itu
menuju titik cahaya yang pudar
pun suram mata hawa yang nyala
tiba-tiba!

seketika pekat
mata berkelebat pecah
...

adalah
kita hadir di satu masa
di antara barat dan timur
yang selalu saja bimbangkan
: mata hati

- kita adalah bangkai neraka -
sebab nista

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar