بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Bendera Merah Putih

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Bendera Merah Putih":

kita berlari, mengejar cita-cita
di tiang bendera,
yang berkibar di angkasa

"lihatlah!
ia tak goyah diterpa angin,"
begitu bilangnya

namun kerap kali ia jatuh
setengah tiang
ya, setengah tiang karena pupusmu
cita-citamu
: darah dan tulang berduka cita
kemana kau hancurkan semangat yang ada?

lupa janji-janji tempo dulu

dan ia kembali berteriak,
namun saat itu terjatuh!
dilepas dan ditaruh

"lihatlah!
kau pertaruhkan ia di gudang-gudang!
bukankah lebih gagah jika ia tetap berkibar?"
begitu tanyanya - membela -

dan kita berlari, terjatuh
begitu selalu seumpama bendera yang terjungkal

cita-cita,
mungkinkah ia menunaikan janji
pada sangkaka merah putih
?
sementara dunia asik memutar bumi

Jakarta, 2012

{ 1 komentar... read them below or add one }

ESER Unlimited Power Bank mengatakan...

Salam kenal, koleksi puisinya bagus2

Posting Komentar