بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Dalam Pelukanmu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Dalam Pelukanmu":

aku tidur dalam pelukanmu malam ini
bercerita sebelumnya, mengolah nyata menjadi mimpi
dan dekap kehangatanmu malam ini
bercumbu sebelumnya, mengulum bibir pada lelap
dan semakin lelap

aku tidur dalam pelukanmu malam ini
seperti malam-malam yang lalu
dalam dekapanmu, kehangatanmu
seperti ibuku yang mengelus pundakku sembari nyanyikan,
"tidurlah anakku sayang...."
lembut dan begitu lembut

aku tidur dalam pelukanmu
dan jatuh dalam mimpi-mimpi malam ini
sembarang nyata mengumbar keesokan paginya
dukaku bergelimang di shubuh yang buta
pelukanmu, dekapanmu, dan hangatmu
mencium wangi di sekujur selendang kusam milik ibuku

dalam pelukanmu,
aku tertidur panjang dan mungkinkah hangat dan dekapan
-kembali bermesra denganku?

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar