بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Kematian Adalah Waktu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Kematian Adalah Waktu":

apakah kita pernah tahu,
kapan kematian itu datang?
sementara usia sudi berkurang
meski umur masih mengharapkan waktu
apatah tangan dan kaki bicara
padahal renta
dan kita sama-sama tahu
di saat saraf berubah putih

- dia sedekat urat lehermu -
seperti Robbi yang ada di hati,
keselamatan pada jiwa-jiwa

lalu berganti,
-wajah
berkunang-kunang,
-mata
dan segalanya kembali,
-asal mula
kita adalah tanah yang kotor
bahkan iblis membenci,
seraya membangkang

dan tahukah kita, kapan kematian datang?
sementara hidung asik mencium neraka
bibir kita sama-sama berciuman durja
dan tubuh seenaknya berkata,
"bukankah ini hanya persinggahan?
biarlah kami menikmati!"
padahal nafsu berubah hati
dan dajjal merasuk akal

lalu di mana kuburan yang masih ada?
padahal kita pun tahu
kematian datang setiap detik
: adalah waktu
bahkan lebih dari bernapas,
pun berkedip
... dan
apakah tanda kematian sudah dirasa?

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar