بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Mengeja Langkah

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Mengeja Langkah":

kita bergerak selangkah demi selangkah
menuntun dan mengeja
satu kata

kau bilang,
"agar kita bisa menikmati huruf
dan menghasilkan kalimat
- yang memeluk"

dan masih ada jejak kita
di belakang sebelum pergi

ah..., ingin sekali diam
lalu tidur -pejamkan gundah-

...

mungkin hari dan minggu
belum cukup tuk dilewati
masih banyak langkah yang nampak
di depan

pun tentu saja,
kita tetap bergerak
tak sendiri...
di sana kaki-kaki sama percis melangkah

selangkah demi selangkah
menuntun dan mengeja
kata, sekali pun harus sebuah huruf

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar