بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Aku dan Puisi

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Aku dan Puisi":

puisi ini adalah napasku
begitu hembusku

puisi ini adalah temanku
begitu pikirku

pun puisi ini adalah cintaku
begitu rasaku

jika nanti ada orang berkata
: puisimu seumpama ranjau,
biarlah

jika nanti mereka mengoceh
: puisimu sampah-sampah sejarah,
biarlah

pun jika nanti mulut-mulut mencibir
: cuih! puisimu seperti pelacur,
biarlah

sebab,
aku adalah puisi
pun puisi adalah aku

akibat,
tak cukup waktuku untuk memaknai
kata dan kata
sehingga tumpah bahasa sebelum mengaku

aku mati sebab puisi

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar