بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Kebahagiaan Sejati

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Kebahagiaan Sejati":

dan letak kebahagiaan pada saat
ibu tersenyum kepadaku
seperti rembulan menerpa wajah
pun saat ayah merangkul,
menepuk pundakku. hangat

"nak, jiwa ini tak akan mati,"
pesan ayah

"nak, wangi surga sudah menjemputmu,"
doa ibu

dan kebahagiaan tak mati
atau pun lenyap wangi yang dititipkan
sebab ayah bunda meneduhkan langkah
menidurkan khilaf dalam doa-doa di ujung sholat

"nak, ridho kami seumpama telaga kaustar-Nya,"
begitu kata mereka

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar