بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Malam di Tanah Merah

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Malam di Tanah Merah":

kepada langit yang gelap,
kabarkan berita-berita dalam mimpi
kami terjaga, mengusung darah

kepada bulan yang redup,
gumpal awan mengaburkan pandang
kami tercuri, di negeri sendiri

kepada bintang yang malu,
bulir-bulir cahaya tak sampai ke hulu
kami terkatung, mencari anak bini

duhai alam berteriak parau
jika mati sudah di depan maka hembuskan kain kafan di tubuh
jika surga sudah tercium,
catat nama kami di antara pendahulu juang

pun duhai tanah merah yang kering
darah kami, tulang kami
tercerai berai di atas mimbar kesaksian
anak-cucu kita

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar