بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Persahabatan

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Persahabatan":

tali itu terputus
seperti kita lupa mengikatnya kembali
ah... masihkah ada?
sementara pena kita sudah kosong
tinta terluap tumpah di tanah yang enggan diingat
dan nyatanya tali itu pupus

selembar kertas di atas segenap masa
di sana,
di bukit kita menaikan layang-layang ke udara
ke atas langit yang tinggi, begitu kau berteriak
renggangkan. agar tak terputus
tali-tali itu biar terikat kencang
di genggaman satu kesaksian
sejatinya sahabat. persahabatan

mungkinkah itu kenangan yang masih ada?
tak terlepas dari ingatan
seperti air laut yang mengantarkan jiwa untuk sampaikan jiwa

- aku adalah persahabatan
sebuah cinta yang tak hilang
tak lenyap meski harus tergantung di tengah malam -

dan tali itu merekat,
kulihat senyum itu mendekat sekian lama tak jumpa
mungkinkah masih ada?
ataukah sengaja ia melepaskan beban agar tak jatuh
tak putus seperti harap yang pupus

- aku adalah persahabatan -

pun seketika
jabat tanganmu seumpama titisan doa
yang dulu dipanjat di surau kita

tali kita tak putus,
begitu bisikmu

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar