بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Rupa Cinta di Wajahmu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Rupa Cinta di Wajahmu":

ketika harus menjauhkan diri
aku merasa beda dengan mereka
tanpa sebab
menyendiri, begitu.
meski dekat

mereka bercakap-cakap
mengenai cinta
mengolah rasa agar tetap ada di hati
seumpama kisah sejati

tetapi aku kembali menerawang
masa-masa silam di antara daun-daun yang jatuh semalam
jika ada, di mana nama-nama akan terbaring di sini?
dan aku tetap terpisah,
terjarak meski mendengar duka bahagia yang berbisik

sepulang dari sana,
sehabis luapkan waktu sementara
tiba-tiba di kamarku tertulis tiga kata
sebuah dinding mengapit gelisah berkecamuk pasrah

"aku adalah kamu"

pun seketika aku mengkhayal
seperti apakah rupa wajah cinta
di antara dua masa yang beda
pun rumah yang tak pernah sama?

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar