بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Suasana Pagi

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Suasana Pagi":

lewati riuh rendah pagi
tepat di antara mega kemerahan sebelum tiba
dingin merasuk, begitu adanya
dan tawa riang nelayan di tepi pantai
bercengkrama dengan ikan-ikan
terlepas penat

suasana berdenting di setiap mata
tepat di hati menumbuhkan aroma-aroma sedap
orang yang berpuasa
menikmati secangkir embun yang jatuh di gelas,
tak habis sesiang nanti
rupa dunia hanyut sudah di pintu azan

lewati jalan-jalan sebelum muncul
burung-burung berkicau
suasana pada beranda adanya berbisik senyum
di sana, sesaat jabat tangan hilangkan gundah
ratakan barisan. tak beda

suasana pagi,
tak berdengkur oleh mimpi yang lenyap
ketika serak berikhlas membangunkan hati
lekas pergi,
dendangkan zikir pagi di mihrab cinta
seumpana nelayan yang baru saja bercengkrama dengan alam

syukuri suasana hati
di hamparan pagi lautan kasih

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar