بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Pada Jiwa

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Pada Jiwa":

pada jiwa yang memadu kasih
di antara langit-langit pecah
sementara bulan rapuh
setinggi bintang jatuh ke bumi

pada jiwa yang memadu dendam
di antara telaga-telaga berdiam
kecipak air membasah ruah
terhempas di bejana berisi ikan
- yang mati

ketika datang dan pulang
tak ditemukan rumah beratap lima

hai!
pada jiwa yang datang jauh
dan dekat,
untukmu...

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar