بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Cermin Waktu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Cermin Waktu":

kita di sini mengumpulkan bibit-bibit
yang baru saja kita beli kemarin

lupakah?

dan kau letakkan di atas nampan besar
seraya memilah kerikil-kerikil yang menyatu

lupakah?

tapi dari waktu ke waktu
tak jua tumbuh pepohonan di sekitar rumah
sejak kali pertama bibit-bibit itu tertanam

lupakah?

ia mati.
ia berdarah di antara tanah-tanah yang terserang hama

kita sia,
begitu kau bilang kepadaku
lewat semak-semak yang belukar

Jakarta, 2012

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar