بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Kusampaikan Kepada Hati

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Kusampaikan Kepada Hati":

kusampaikan kepada hati
- yang tertutup malu
untuk kamu dan dia
sebagai pembatas pagar-pagar disini
untuk kamu dan dia

kusampaikan dalam satu catatan
di gelap yang menyatu pada jemari
berayun pikiran seumpama langit-langit cahaya
sekiranya padam,
mungkin detak pena tak harus tiba di halaman usai

kusampaikan dan kusampirkan
kata demi kata
lalu beranjak kepada nurani
sehingga kutekukan kaki lalu gemericikkan air tergenang
seolah ada:
benci
amarah
dan ketika tangan bergenggaman sebagai khianat

kusampaikan di tengah malam ini
pada durja halusinasi dirimu dan dia
sebagai tanda pagi tak segera datang
kemudian sudah bertelanjang kata
pada hati yang tersampaikan

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar