بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Pendar Malam, Cinta

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Pendar Malam, Cinta":

binar dalam terang malam
mendekati pesisir di sebuah teluk
kutemukan jejak tak tersapu
pada mata pantai yang menjorok ke lubuk
ah..., pendar tak hendak lenyap
namun bercahaya

inilah cinta,
begitu kaubilang sesaat kutemukan zaman
inilah rindu,
katamu selepas cinta menancap di bulir-bulir pasir
tak terendam,
pun tergerus gelombang

bergetar seraya mengerat simpul sebuah ikatan
batu karang tak langsung rapuh,
benci-dendam-gugur

hati menyatu, mengapung nama-nama sehati
disini, bukan disana

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar