بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Sekadar Harap

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Sekadar Harap":

kulewati duri-duri biar tertusuk
menyerap sakit sampai ke ulu
biar mereka tertawa
lalu puas dan peluk-memeluk jiwaku
tertahan
tertekan

dan sengaja bara itu kutapakkan
apinya menyala... seumpama membara
seraya menyembilu
biar mereka tertawa
lalu getar-menggetarkan hasrat ingin bercinta
dirajam
dijeruji

dan jatuh
tak lekas bangun

malam yang punah
pun menggairahkan mata dan kata
saling pandang-bicara

syahdan,
usai sudah harap meruncing di langit

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar