بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Barathayuda

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Barathayuda":

Barathayuda membuka onar
kepada langkah memanggul pedang dengan kata
setelah itu kawan gugur
satu tumbuh sebagai pejuang

dan dalam sebuah masa
ia umpama dewa-dewa di logam yang berpena

kepada Barathayuda,
ia saksikan dan proklamirkan satu keinginan:
jayati... jayati... jayati...

apatah aksara Hantang cukup bukti?

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar