بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Ruang Sunyi Seorang Kawan

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Ruang Sunyi Seorang Kawan":

pernah aku bicara kepadanya
lewat selembar kertas dan menghitung jari-jarinya
angka itu sempurna
bukan karena begitu saja menjadi
setelah itu, saling memandang

cukup sekali aku berkata
kepadanya yang diam-diam ingin menjadi
seperti angin
seperti laut
seperti bumi
pun seperti langit
namun langkah kaki tak sanggup beranjak
diam di tempat sesampainya diri di hujan pagi

dan aku memandangnya
menajamkan kayu-kayu itu di seberang bising
kemudian sunyi
tak mendapati ramai dalam ruang canda
yang dulu, tak seperti sekarang

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar