بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Samudera Kalam

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Samudera Kalam":

sepenggal cerita termaktub
pada sehelai awan yang memayungi kepala
berderap di padang pasir dan tumpah kehausan
mencari-cari kalam

lambat laun pudar segala cahaya
di sebuah pesisir nan jauh dari pandangan
ketika seekor kuda memantulkan gemericik kerikil yang basah
tiba-tiba pena itu berujung pada titik tinta
yang kering, meronta dalam serunai maghrib

dan tatkala ujung sudah sampai
tak ada lagi cerita yang usai
benang-benang itu terhampar di samudera kalam

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar