بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Siangmu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Siangmu":

siangmu menjalar pada watak yang memburu akal
di persimpangan dekat sungai tak jernih
keruh berarak wanita-wanita pencuci celana putih

dan sekawanan belia berlari mengejar jejaka
tawa menggema di pelantaran terik membasah ruah
hati terpotong sesaat padam pagi melipat dahan-dahan menyengat
wangi pendar meluap di belantara pinggir sungai

siangmu mengatung cerita-cerita
dan tubuh menggali sebuah timbunan di atas padasan
mencuci dan menyiul nada-nada keramat

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar