بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Pesisir Bunda

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Pesisir Bunda":

pesisir di sudut ruang menyatu
bisik-bisik tumpah

terpelanting,
sesak dada,
lantas sudah nyawa-nyawa
mati-hidup-mati

di pesisir
dan kutemukan tulang tak berdaging
dari rusuk bunda

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar