بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Terik Malam Hari

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Terik Malam Hari":

kepada malam kering kerontang
dalam dekap pesisir bunda tak beruban
wajah-wajah

dan pulang menjatuhkan sesal di sebuah sajadah
saksi mendedah mata-mata

bunda, dirintik hujan yang bakal datang
sayu hati meringis kidung bermalam-malam

Jakarta, tengah malam 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar