بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Daun Gugur

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Daun Gugur":

daun itu gugur untuk keduanya
dan jatuh di atas puing sebuah nama
- yang terhapus debu

lalu aku menamakannya sebagai ilusi
dalam tinta sejarah yang tercecer
di altar pengorbanan waktu

daun itu gugur
tak lagi tumbuh daun-daun muda
dari ranting yang renta

lalu aku menamakannya:
makam-makam dalam gundukan air mata

ia merah dan tak membekas
terbang bersama angin
dan tak menyisakan sebuah kenangan
- yang bernama

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar