بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Kesetiaan

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Kesetiaan":

dalam gelap aku terbangun
menyusuri suara hati yang gelisah
sebut namamu
bayang wajahmu
ketika aku bersandar di dinding itu

aku terjaga untuk waktumu
hingga kurelakan jiwa dan diri pada nafasmu
sebuah kesetiaan, kataku
janji-janji, milikku
sebab wajah dan namamu menyusur di setiap langkahku

kerap aku tertekan
terjatuh... lalu merebah di antara dua pilihan
dan tak pernah kusiratkan kebencian untukmu
meski belum ada rasa yang jatuh
di sekitar hati dan jiwa

dan selalu kubilang
sebuah kesetiaan
janji-janji

...

aku disini
dalam gelisah yang membangunkan
sebab kerinduan dirimu yang belum mengerti
: aku
meski selalu kuteriakan,
ini adalah kesetiaanku

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar