بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
"Aku datang dengan kata sebab dia menyuruhku datang. Tetapi aku belum mampu menjawab ketika ditanya untuk apa aku datang"
--- & ---
~Aku sedang menjemput puisi yang masih setia menungguku di sana. Bersabarlah sayang!~

Puisi Rajutan Rindu

Ditulis oleh Zuwaily


Bismillah... berikut Puisi "Rajutan Rindu":

kurajut nama itu pada sebuah bingkai
dan kusulam menjadi kerinduan
melalui asmara-asmara yang berliku
seperti kurva di atas nol
melengkung,
menikuk,
dan enggan untuk lurus mengarah vertikal
kepada langit yang kucipta sendiri

lalu siapa yang bakal memakaikan
dan merapikan tali-tali yang tersisa
dari sebuah rajutan yang terbungkus oleh bingkai tak terarah
?

aku...
menjadi penyulam
pada rindu di akhir sebuah batas hitungan
yang tak pernah berhenti
untuk mencipta
mencinta sebuah nama

kusimpan lalu kubuat kembali
menjadi sebuah angka yang menandakan
namamu sebagai cinta
dalam rindu

sebuah rindu

Jakarta, 2013

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar